Call Center Bebas Pulsa 0800 1666 999

Mobil Komersial Terbaik untuk Bisnis, Pilih Listrik atau Konvensional?

30 September 2026 by DFSK

Ketika bicara tentang mobil komersial terbaik, mungkin setiap orang memiliki pendapat yang berbeda karena “terbaik” pada setiap orang mungkin berbeda. Namun, jika kita membandingkan antara mobil listrik dengan konvensional sebagai mobil listrik, apakah kita bisa menentukan mana yang terbaik antara keduanya? Berikut ini pembahasannya!

Apa Itu Mobil Listrik?

Mobil listrik adalah mobil yang digerakkan oleh satu atau lebih motor listrik dan menggunakan energi listrik dari baterai sebagai sumber tenaga penggeraknya. Saat ini terdapat 3 jenis mobil listrik yang beredar, yaitu:

  1. Battery Electric Vehicle: sepenuhnya menggunakan energi listrik dan pengisian ulang baterai dilakukan di stasiun pengisian daya atau di rumah menggunakan charger listrik.

  2. Hybrid Electric Vehicle: perpaduan antara energi listrik dengan bahan bakar minyak dan proses pengisian ulang terjadi secara otomatis saat mobil digunakan.

  3. Plug-in Hybrid Electric Vehicle: perpaduan antara energi listrik dengan bahan bakar minyak dengan energi listrik sebagai tenaga utamanya. Pengisian ulang baterai dilakukan di stasiun pengisian daya maupun di rumah menggunakan charger listrik.

Sistem Kerja Mobil Listrik

Mobil listrik bekerja dengan mengubah energi listrik menjadi energi gerak. Sistem kerjanya yaitu:

  1. Energi listrik disalurkan ke motor listrik melalui inverter

  2. Inverter mengubah arus DC menjadi AC

  3. Motor listrik akan menerima energi dan mulai bergerak berputar

  4. Putaran motor listrik akan menggerakkan roda mobil

Mobil Konvensional

Mobil konvensional adalah mobil yang menggunakan bahan bakar minyak sebagai sumber tenaganya. Terdapat dua jenis mobil konvensional, yaitu:

  1. Mobil bensin: mobil yang menggunakan bensin sebagai bahan bakarnya. Pada umumnya mobil bensin adalah mobil yang ditujukan untuk kebutuhan pribadi, bukan komersial.

  2. Mobil diesel: mobil yang menggunakan solar sebagai bahan bakarnya. Untuk mobil diesel penggunaannya cukup beragam, tidak hanya mobil komersial saja, tetapi juga beberapa mobil pribadi atau mobil penumpang menggunakan bahan bakar solar.

Sistem Kerja Mobil Konvensional

Mobil konvensional memiliki sistem kerja yang lebih rumit jika dibandingkan dengan mobil listrik. Berikut adalah sistem kerjanya:

Mobil Bensin

  1. Piston bergerak turun dan menciptakan ruang hampa di dalam silinder. Posisi intake valve (katup masuk) terbuka yang membuat bahan bakar beserta udara dapat terhisap masuk kemudian exhaust valve (katup keluar) tertutup.

  2. Piston akan kembali bergerak naik ke atas menyebabkan adanya peningkatan tekanan dan suhu akibat campuran bahan bakar dan udara. Kedua katup, masuk dan keluar, dalam posisi tertutup.

  3. Saat piston mencapai TDC, busi akan mengeluarkan percikan api untuk membakar campuran bahan bakar dan udara untuk menghasilkan tekanan yang sangat tinggi, serta mendorong piston turun dan menghasilkan tenaga.

  4. Piston akan kembali bergerak naik dengan posisi intake valve tertutup sementara exhaust valve terbuka untuk membuang gas sisa hasil pembakaran yang dikeluarkan melalui knalpot.

Mobil Diesel

  1. Piston akan bergerak turun untuk menghisap udara saja masuk ke dalam silinder tanpa campuran bahan bakar.

  2. Piston akan bergerak naik dan menekan udara dalam silinder hingga mencapai tekanan dan suhu yang dibutuhkan.

  3. Bahan bakar baru disemprotkan ke dalam silinder saat piston telah mencapai TDC. Suhu dan tekanan yang sangat tinggi akan menyebabkan bahan bakar langsung terbakar dan menghasilkan tenaga untuk mendorong piston turun.

  4. Piston kembali naik, exhaust valve terbuka dan gas sisa hasil pembakaran akan mengalir keluar melalui knalpot.

Mobil Komersial Terbaik, Listrik atau Konvensional?

Kelebihan Mobil Komersial Tenaga Listrik

  1. Kenyamanan berkendara karena tingkat bising dan getaran yang rendah.

  2. Menghemat biaya operasional karena dengan jarak tempuh yang sama, biaya listrik yang dikeluarkan lebih hemat dan bahan bakar (tergantung cara berkendara, kondisi jalan, dan beban muatan).

  3. Biaya pajak yang lebih rendah dibandingkan mobil konvensional.

  4. Lebih ramah lingkungan karena tidak menghasilkan gas buang serta mengurangi polusi suara.

  5. Biaya perawatan lebih rendah, karena tidak adanya oli mesin, radiator, dan beberapa komponen lain yang ada pada mobil konvensional.

Kelebihan Mobil Komersial Konvensional 

  1. Proses pengisian bahan bakar lebih cepat, sehingga dapat meningkatkan efisiensi waktu.

  2. Lebih tangguh di berbagai medan perjalanan, termasuk kondisi jalan yang ekstrem (tergantung pada jenis mobil konvensional dan perawatan).

  3. Infrastruktur lebih mendukung dengan adanya banyak SPBU di berbagai wilayah Indonesia.

  4. Lebih banyak pilihan untuk menentukan mobil komersial terbaik dengan spesifikasi yang Anda butuhkan.

Jadi manakah yang terbaik?

Keduanya memiliki kelebihannya masing-masing. Untuk saat ini, mobil konvensional mungkin masih lebih unggul di beberapa wilayah Indonesia, karena dukungan infrastruktur yang lengkap, seperti tersedianya SPBU hingga ke daerah pelosok Indonesia. Hal ini dikarenakan kehadiran mobil konvensional yang sudah jauh lebih lama dibandingkan dengan mobil listrik.

Namun, secara perlahan infrastruktur untuk mobil listrik juga terus ditambah. Selain pengisian ulang yang bisa dilakukan di kantor PLN, mulai banyak SPBU, khususnya di dalam rest area tol, yang juga menyediakan stasiun pengisian daya untuk mobil listrik. Bahkan, fasilitas umum seperti mall maupun gedung perkantoran banyak yang sudah menyediakan parkir khusus untuk mobil listrik yang dilengkapi dengan stasiun pengisian daya.

Mobil Komersial dari DFSK Indonesia

Sudah menentukan pilihan untuk mobil komersial terbaik bagi bisnis Anda? Tidak masalah apakah Anda memilih mobil listrik atau konvensional, karena DFSK Indonesia punya keduanya untuk Anda. 

Gelora E BlindVan

Mobil komersial dengan tenaga listrik yang memiliki desain interior nyaman serta luas. Gelora E BlindVan mampu menempuh perjalanan hingga 300 km dalam 1 kali pengisian daya hingga baterai terisi penuh. Kapasitasnya juga cukup luas, yaitu 4,8m3 dengan kapasitas muatan maksimal adalah 1,1 ton. Pelajari produk ini lebih lanjut di sini.

Super Cab

Super Cab adalah mobil konvensional dengan model pick up yang memiliki desain interior luas untuk memberikan kenyamanan. Mesin pada mobil ini memiliki kekuatan 75kW/102PS/6.000 rpm dengan 5 transmisi. Pelajari lebih lanjut mengenai produk ini di sini.

FAQ Seputar Mobil Komersial Terbaik

  • Apa yang harus dipertimbangkan saat memilih mobil komersial?

Jenis dan spesifikasi mobil. Apakah mobil digunakan untuk muatan penumpang atau barang? Jika untuk barang, perhatikan kapasitas bobot maksimal kendaraan dan sesuaikan dengan bobot barang yang sering dimuat.

  • Apakah perawatan mobil listrik lebih murah dari mobil konvensional?

Benar, karena tidak perlu melakukan ganti oli mesin dan air radiator. Suku cadang yang digunakan juga lebih sedikit. Namun, biaya perawatan tergantung dari cara pemakaian kendaraan serta perawatan berkala.

  • Apakah mobil komersial listrik mendukung perjalanan jarak jauh?

Ya, selama lokasi yang dituju telah dilengkapi dengan infrastruktur pendukung, seperti tempat pengisian daya untuk baterai mobil listrik.

Latest Article