Call Center Bebas Pulsa 0800 1666 999

Rekomendasi Mobil DFSK SUV PHEV Hybrid Listrik Paling Irit

23 July 2026 by DFSK

Mobil SUV hybrid banyak diminati karena memiliki desain yang keren, tangguh, tetapi lebih irit jika dibandingkan dengan mobil SUV konvensional atau mobil yang berbahan bakar bensin. Apalagi beberapa jenis mobil listrik hybrid juga terkenal paling irit, sehingga bisa membantu Anda menghemat pengeluaran untuk kebutuhan transportasi harian.

Apa Itu Mobil SUV Hybrid?

Mobil SUV adalah mobil dengan ukuran dimensi yang cukup besar dengan ground clearance yang tinggi, sehingga tetap nyaman jika digunakan untuk membawa muatan yang cukup banyak, baik penumpang maupun barang, selama tidak melebih kapasitas. Dari segi kemampuan mesin, mobil SUV juga memiliki mesin yang tangguh untuk bisa melaju dengan nyaman di area off road.

Mobil SUV Hybrid adalah mobil tipe SUV yang menggabungkan 2 sumber energi dalam sistem kerjanya, yaitu energi listrik yang tersimpan dalam baterai dan bahan bakar minyak berupa bensin. Dengan adanya dua sistem kerja ini, maka emisi gas buang juga akan berkurang, sehingga lebih ramah lingkungan.

Jenis dan Sistem Kerja Mobil Listrik Hybrid

Mobil hybrid atau hybrid electric vehicle (HEV) bekerja dengan dua sistem sumber energi, yaitu:

  1. Motor listrik yang digerakkan dengan energi dari baterai.

  2. Sistem pembakaran internal yang menggunakan bensin sebagai bahan bakarnya.

Namun, untuk sistem kerjanya sendiri tergantung pada jenis mobilnya, yaitu:

1. Full Hybrid Electric Vehicle (FHEV)

Kedua sistem tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan bekerja sama untuk saling mendukung Berikut adalah pembagian kerja keduanya:

  1. Dalam kecepatan rendah, motor listrik akan bekerja untuk menggerakkan mesin.

  2. Ketika melaju dengan kecepatan normal atau tinggi, mesin bensin akan mengambil alih tugas dan sistem pembakaran internal yang akan bekerja.

  3. Saat mobil membutuhkan tenaga lebih besar, seperti dalam kondisi menanjak, motor listrik dan mesin bensin akan bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Proses transisi ini terjadi di dalam mesin secara otomatis, sehingga pengemudi maupun penumpang tidak akan menyadari perubahannya. 

2. Mild Hybrid Electric Vehicle (MHEV)

Sumber energi utama yang digunakan adalah bensin, sehingga sistem pembakaran internal yang akan lebih banyak bekerja. Namun, motor listrik akan bekerja saat dibutuhkan untuk membantu mengurangi beban kerja mesin bensin, sehingga penggunaan bahan bakar lebih hemat.

3. Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)

Energi listrik dari baterai akan menjadi sumber energi utamanya. Sistem pembakaran internal hanya aktif ketika daya baterai sudah habis agar mobil tetap dapat melaju dengan lancar. Proses transisi pada PHEV juga terjadi secara otomatis dalam mesin tanpa campur tangan pengemudi.

Bagaimana Mengisi Ulang Daya Baterai pada Mobil Listrik Hybrid?

Baterai pada mobil hybrid tidak perlu diisi ulang, karena proses pengisian daya berlangsung secara otomatis melalui sistem pengereman regeneratif.

  1. Saat pedal rem diinjak atau pedal gas dilepas, motor listrik akan berbalik fungsi menjadi generator.

  2. Motor listrik akan menangkap energi dari putaran roda dan mengubahnya menjadi arus listrik yang disimpan dalam baterai.

Namun, pada mobil PHEV baterai memiliki kapasitas yang lebih besar dan dapat diisi dengan sumber listrik eksternal, seperti pengisian daya di SPKLU.

Berbagai Kelebihan Mobil Listrik Hybrid

Berikut ini adalah berbagai kelebihan yang dimiliki oleh mobil hybrid:

  1. Emisi gas buang rendah karena sistem pembakaran internal pada mesin bensin tidak selalu aktif.

  2. Lebih hemat bahan bakar karena sistem kerjanya dibantu oleh motor listrik.

  3. Baterai listrik tidak perlu diisi ulang, sehingga lebih hemat listrik.

Rekomendasi Mobil Hybrid Paling Irit Tipe SUV

Tertarik untuk memiliki mobil suv hybrid? Atau memang sedang berencana untuk membeli mobil hybrid paling irit tipe SUV? DFSK Indonesia punya rekomendasi yang tepat untuk Anda.

DFSK E5Plus bisa menjadi pilihan tepat bagi Anda yang sedang mencari mobil SUV hybrid jenis PHEV. Mobil ini memiliki kapasitas 6 penumpang dengan captain seat pada baris kedua. Untuk kapasitas baterainya, mobil SUV PHEV pertama dari DFSK di Indonesia ini memiliki kapasitas 25 kWh dengan jarak tempuh sekitar 140km dengan mode listrik murni (hasil bisa berbeda tergantung kondisi).

Sementara untuk konsumsi bensinnya yaitu 83km/l, artinya 1 liter bensin diperkirakan mampu menempuh perjalanan sejauh 83km dalam kondisi jalanan normal. Total jarak tempuh keseluruhan dengan kondisi jalan normal serta daya baterai dan tangki bensin yang penuh, mobil ini diperkirakan mampu menempuh jarak sejauh 1.400km.


Kehadiran DFSK E5 Plus diharapkan mampu menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan listrik sebagai mobil utama dan satu-satunya, tetapi masih merasa ragu dengan kemampuan jarak tempuhnya. Untuk informasi lebih lengkap mengenai mobil listrik hybrid dan DFSK E5 Plus, Anda bisa menyaksikan penjelasannya di sini.

Mobil listrik hybrid ini tersedia dalam 4 pilihan warna, yaitu:

  1. Aurora green.

  2. Starlight white.

  3. Lunar grey.

  4. Deep black.


DFSK Motor Indonesia telah membuka kesempatan bagi Anda yang berminat memilikinya untuk melakukan pre-booking hanya dengan membayar booking fee sebesar Rp5.000 saja. Pre-booking ini akan terus berlangsung selama kuota masih tersedia. Kunjungi website DFSK Indonesia atau hubungi kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pre-booking DFSK E5 Plus.

FAQ Seputar Mobil SUV Hybrid Paling Irit

  • Apakah mobil SUV hybrid sama dengan mobil hybrid lainnya?

Mobil SUV hybrid memiliki sistem kerja yang sama dengan mobil hybrid lainnya. Perbedaannya hanya pada dimensi mobil saja.

  • Benarkah mobil hybrid paling irit jika dibandingkan mobil konvensional?

Mobil hybrid lebih hemat dari segi konsumsi bahan bakar jika dibandingkan dengan mobil konvensional, karena motor listrik pada mobil hybrid akan membantu meringankan kerja mesin bensin.

  • Apakah mobil hybrid sama dengan PHEV?

Mobil PHEV merupakan salah satu jenis dari mobil hybrid yang memiliki kelebihan di mana kapasitas baterainya lebih besar dan dapat diisi oleh sumber listrik eksternal, sehingga memiliki jarak tempuh yang lebih jauh dari FHEV.

  • Apakah mobil hybrid mengeluarkan emisi?

Ya, mobil hybrid masih mengeluarkan emisi karena masih menerapkan sistem pembakaran internal, tetapi jumlahnya lebih rendah, sehingga lebih ramah lingkungan.

Latest Article